MENUNTUN PIKIRAN ANAK MUDA
TENTANG REKREASI
Standar yang Sedang Direndahkan
Para orang tua Kristen sedang
membiarkan kecenderungan anak-anaknya untuk mencintai dunia. Mereka membuka
pintu kepelesiran yang secara prinsip telah dilarang. 1
Demikian juga di antara orang tua
Kristen terlalu banyak yang menyetujui kecintaan akan kepelesiran. Para orang
tua telah mengakui peribahasa atau pendapat dunia, telah menyesuaikan diri
kepada pendapat umum bahwa pada masa anak-anak, masih muda dan para remaja
dibiarkan dalam bermalas-malas, dalam hiburan yang mementingkan diri, dan dalam
pemanjaan kebodohan. Dengan cara demikian suatu rangsangan untuk kepelesiran
yang mengasyikkan telah tercapai, pikiran anak-anak dan para remaja telah
dilatih supaya mereka mengakui pertunjukan yang mengasyikkan; dan secara jelas
tidak menyukai kesabaran, demikian juga tugas-tugas yang berguna dalam
kehidupan. Mereka menghidupkan kehidupan yang di luar peraturan, yaitu
kehidupan makhluk yang kejam dan kasar. Mereka tidak memikirkan tentang Allah
atau realitas dari kehidupan abadi, tetapi mereka terbang seperti kupu-kupu
dalam masa muda mereka. Mereka tidak bertindak seperti makhluk yang berpikiran
sehat, di mana mereka mempunyai kesanggupan dalam ukuran kehidupan yang
diberikan Allah, dan mereka bertanggung jawab kepadaNya setiap jam dari waktu
yang dipercayakan kepada mereka. 2
Para Ibu
Perlu Menciptakan Dan Mengendalikan Hiburan
Gantinya menyuruh pergi
anak-anaknya dari hadapannya, sehingga dia tidak terganggu oleh keributan dan
perhatian yang banyak diinginkan mereka, dia akan merasa bahwa waktunya tidak
dapat digunakan lebih baik dan mengasyikkan kegelisahan mereka, pikiran
digiatkan dengan beberapa hiburan atau keterangan, pekerjaan yang
menggembirakan. Seorang ibu akan berusaha dengan segera, mencukupkan apa yang
dapat dia lakukan dan waktu boleh dia gunakan untuk menciptakan hiburan untuk
anak-anaknya.
Anak-anak yang masih kecil
mencintai masyarakat. Secara umum, mereka belum biasa menghibur diri sendiri;
dan dalam banyak hal sang ibu harus merasakan ini, tempat untuk anak-anak
bilamana mereka ada dalam rumah ialah ruangan yang dia sedang diami. Dengan
demikian dia dapat membetulkan kekeliruan yang umum bagi mereka dan bersedia
membenarkan perselisihan, memperbaiki kebiasaan-kebiasaan yang salah atau
pernyataan adanya sifat mementingkan diri sendiri atau nafsu, dan dapat
mengalihkan pikiran mereka kepada sasaran yang benar. Anak-anak dapat menikmati
pendapat ibunya dan menyenangkan bagi mereka, dan benar-benar mereka merasa
wajar meminta nasihat dari ibunya bilamana menghadapi kebingungan dalam
perkara-perkara kecil. Mungkin hal itu perkara-perkara kecil kepada seorang ibu
adalah besar bagi mereka sebagai anak. Dan perkataan pembetulan atau peringatan
yang tepat pada waktunya, akan terbukti sering membawa hasil yang besar. 3
Jangan
Ditiadakan Hiburan yang Tidak Merugikan
Karena kurangnya waktu dan
pemeliharaan maka banyak ibu yang menolak beberapa hiburan anak-anaknya yang
tidak merugikan, sementara jari-jari tangan dan mata yang letih dengan rajinnya
melakukan pekerjaan yang hanya untuk mengatur perhiasan, sesuatu yang terbaik,
akan melayani yang hanya mendorong kesia-siaan dan sesuatu yang
berlebih-lebihan dalam hati mereka yang masih muda itu. Sementara anak-anak
mendekati masa dewasa sebagai pria dan wanita, pelajaran-pelajaran ini akan
menghasilkan buah kesombongan dan akhlak yang merosot. Sang ibu merasa bersedih
hati terhadap kesalahan-kesalahan anak-anaknya, tetapi tidak menyadari bahwa
tuaian yang dituainya itu adalah dari benih yang telah ditanamkan.
Ada beberapa ibu yang tidak
seragam dalam cara memperlakukan anak-anak mereka. Pada saat mereka menuruti
kesukaan hati mereka untuk melukai hati anak mereka, dan sekali lagi mereka
menolak beberapa pemuasan diri yang tidak merugikan yang akan membuat hati yang
masih kekanak-kanakan itu bergembira. Di dalam hal ini mereka tidak meniru
Kristus; karena Dia mencintai anak-anak, Dia dapat mengerti perasaan mereka dan
simpati kepada mereka dalam kesenangan mereka dan di dalam
penggodaan-penggodaan yang dialami mereka. 4
Bagaimana
Nyonya White Mengendalikan Anak-anaknya
Ketika anak-anak meminta bahwa
mereka boleh pergi ke kumpulan ini atau bergabung dengan pesta kepelesiran,
katakanlah kepada mereka demikian: “Saya tidak membiarkan kamu pergi hai
anak-anak; duduklah sekarang juga di sini, dan saya akan mengatakan kepada kamu
mengapa. Saya sedang mengerjakan pekerjaan Allah, suatu pekerjaan untuk
kehidupan yang kekal. Allah telah memberikan kamu kepadaku dan mempercayakan
pemeliharaan kamu kepadaku. Anak-anakku, saya mengambil tempat Allah dalam
pemeliharaan kamu; oleh sebab itu saya harus menjagai kamu sama seperti seorang
yang memberi pertanggungjawaban pada hari Allah nanti. Apakah kalian mau bahwa
nama ibumu dituliskan dalam buku-buku sorga sebagai seorang yang gagal
melaksanakan tugasnya kepada anak-anaknya, sebagai seorang yang membiarkan
musuh itu masuk mengambil tempat dan mengambil kedudukan yang seharusnya saya
tempati? Hai anak-anakku, saya mau mengatakan kepadamu manakah jalan yang
benar, dan kemudian jikalau kamu memilih untuk menyimpang dari jalan yang
ditunjukkan ibumu dan pergi kepada jalan-jalan kejahatan, ibumu akan tampak
nyata, tetapi kamu harus menderita karena dosa-dosamu.
Inilah cara yang saya lakukan
terhadap anak-anak saya, dan sebelum saya selesai berbicara, mereka sudah
menangis, dan mereka berkata, “Maukah ibu mendoakan kami?” Ya, saya belum
pernah menolak untuk berdoa bagi mereka. Kemudian saya pergi lebih jauh dan
saya memohon kepada Allah dalam doa sampai jauh malam hingga terbit matahari,
dan sepanjang malam saya berdoa, supaya serbuan musuh itu dapat dipatahkan dan
saya telah memperoleh kemenangan. Walaupun saya harus bekerja sepanjang malam,
namun demikian saya merasa diberkati dengan limpah ketika anak-anak saya
merangkul dan bergantung kepada leher saya serta berkata: “Oh, ibu, kami sangat
bergembira yang ibu tidak membiarkan kami pergi ketika kami ingin pergi.
Sekarang kami dapat mengerti bahwa permintaan kami itu adalah salah.”
Hai para orang tua, beginilah
caranya engkau harus bekerja, agar supaya maksudmu tercapai. Engkau harus
mengusahakan suatu demikian tekunnya, jikalau engkau mengharapkan anak-anakmu
selamat di dalam Kerajaan Allah. 5
Problema
yang Membingungkan yang Dihadapi Anak Belasan Tahun
Tugas para orang tua semakin
berat dalam keadaan masyarakat sekarang ini, mereka dipanggil untuk
mengendalikan anak-anak mereka dan mengajar mereka sesuai dengan peraturan yang
benar di dalam Alkitab. Sering anak-anak menjadi tidak sabar di bawah
pengendalian dan ingin mempunyai cara mereka sendiri dan bertindak untuk pergi
dan datang atas kehendak mereka sendiri. Khususnya mereka yang mulai berumur
sepuluh tahun sampai delapan belas tahun, mereka cenderung merasa bahwa tidak
ada salahnya untuk memasuki perkumpulan-perkumpulan orang muda dunia. Tetapi
para orang tua Kristen yang berpengalaman dapat mengerti bahaya yang akan
terjadi. Mereka telah mengenal perangai anak-anak mereka yang aneh-aneh ini dan
mengetahui pengaruh keadaan atau situasi itu terhadap pikiran mereka; dan oleh
sebab itu suatu kerinduan untuk mendapat keselamatan, mereka harus mengundurkan
diri dari kepelesiran yang mengasyikkan ini. 6
Kewaspadaan
yang Khusus Diperlukan Sesudah Pertobatan
Bilamana anak-anak telah
menentukan bagi diri mereka sendiri untuk meninggalkan kepelesiran dunia dan
menjadi murid-murid Kristus, suatu beban telah terangkat dari hati orang tua
yang sungguh-sungguh dan yang setia itu. Namun demikian usaha orang tua itu bukanlah
berhenti sampai di sini saja. Para pemuda yang baru saja memulai dalam
peperangan yang sungguh-sungguh melawan dosa dan melawan sifat dan kebiasaan
jahat dari hati, dan mereka memerlukan nasihat yang bijaksana dan pemeliharaan
yang hati-hati dari para orang tua mereka. 7
Rahasia
Penjagaan Anak-anak Dari Penarikan Dunia
Betapa banyaknya orang tua yang
menyesali diri bahwa mereka tidak sanggup memelihara anak-anak mereka di rumah,
bahwa anak-anak itu tidak mencintai rumah! Sejak masih sangat muda sekali
mereka telah mempunyai keinginan berteman dengan orang-orang asing; dan segera
sesudah mereka cukup tua, mereka melanggar peraturan yang tampak bagi mereka
seperti ikatan perbudakan dan pengekangan yang tidak masuk akal dan bahkan
tidak mau melaksanakan nasihat bapa ataupun doa ibunya. Mereka tidak membuat
rumah itu sebagaimana yang seharusnya, tidak menarik, menyenangkan,
berseri-seri dengan kata-kata yang menggembirakan, pandangan yang menyenangkan,
dan dengan kasih sejati.
Rahasia untuk menyelamatkan
anak-anakmu terletak dalam menjadikan rumah itu indah dan menarik. Pemanjaan
anak yang dibuat para orang tua tidak akan mengikat anak-anak itu kepada Allah
maupun kepada rumah tangga; tetapi suatu pengaruh yang tetap teguh, kehidupan
yang beribadat yang senantiasa digembleng dan mendidik pikiran anak-anak itu
akan menyelamatkan banyak anak dari kebinasaan. 8
Adalah tugas para ibu bapa untuk
memperhatikan anak-anak itu pada waktu mereka keluar dan pada waktu mereka
masuk rumah. Mereka harus diberi semangat dan dorongan di hadapan mereka yang
akan menarik mereka di dalam rumah tangga dan tuntunlah mereka untuk melihat
bahwa para orang tua mereka mempunyai penarikan kepada mereka. Mereka harus
menjadikan rumah itu menyenangkan dan menggembirakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar