Jumat, 10 Juli 2015

25. MENGAJARKAN PRINSIP KESEHATAN


MENGAJARKAN PRINSIP KESEHATAN 

BAGIAN I – PETUNJUK HARUS DIBERIKAN
MENGENAI PELAJARAN KESEHATAN

D
iperlukan Pendidikan Kesehatan
Pendidikan Kesehatan lebih diperlukan sekarang ini. Walaupun tercapai kemajuan di banyak bidang sehubungan dengan kesenangan dan kebutuhan hidup, seperti masalah kebersihan dan pengobatan penyakit, kemerosotan tenaga fisik dan daya tahan tubuh mengkhawatirkan. Hal ini memerlukan perhatian semua orang yang menaruh perhatian pada kesejahteraan orang lain.
Peradaban kita yang semu ini mendukung kejahatan dan perusakan prinsip sehat. Kebiasaan dan mode berperang melawan alam. Praktik yang mereka lakukan, pemanjaan yang mereka gandrungi, keduanya dengan pasti mengurangi tenaga fisik dan mental, dan membawa beban berat dan menimpakannya kepada bangsa itu. Kebiasaan tidak bertarak dan kejahatan, penyakit dan penderitaan, semuanya terdapat di mana-mana.
Banyak orang melanggar hukum kesehatan tanpa disadari sehingga memerlukan petunjuk. Tetapi jumlah yang lebih besar mengetahui apa yang mereka lakukan. Mereka perlu diyakinkan betapa penting membuat pengetahuan itu satu penuntun hidup.
Petunjuk tentang reformasi makanan sangat diperlukan. Kebiasaan makan yang salah dan penggunaan makanan yang tidak menyehatkan kebanyakan adalah penyebab kebiasaan tidak bertarak dan kejahatan dan kesengsaraan yang mengutuk dunia ini.
Jikalau kita mau meninggikan standar moral di daerah mana saja yang kita layani, kita harus memulainya dengan membetulkan kebiasaan kehidupan mereka. Kebajikan tabiat bergantung kepada tindakan yang benar dari kuasa pikiran dan kuasa tubuh.

Banyak Orang akan Diberi Penerangan
Tuhan telah menunjukkan kepada saya bahwa sangat banyak orang akan diselamatkan dari kemerosotan fisik, mental dan moral melalui pengaruh praktis reformasi kesehatan. Ceramah kesehatan akan diberikan, penerbitan akan dilipatganda-kan. Prinsip reformasi kesehatan akan diterima dengan senang hati. Banyak orang akan merasa senang. Pengaruh yang dikaitkan dengan reformasi kesehatan akan menganjur-kannya kepada pertimbangan semua orang yang menginginkan terang. Mereka akan maju langkah demi langkah untuk menerima kebenaran khusus zaman ini. Dengan demikian kebenaran dan kesalehan akan bertemu…. Injil dan pekerjaan misionaris medis akan bergerak maju bersama-sama. Injil itu akan diikat dengan prinsip reformasi kesehatan. Kekristenan akan dihidupkan secara praktis. Pekerjaan reformasi yang sungguh-sungguh dan saksama akan dilakukan. Agama Alkitab yang benar ialah satu curahan kasih Allah bagi manusia berdosa. Umat Allah akan maju lurus ke depan untuk meyakinkan pikiran orang yang sedang mencari kebenaran, yaitu orang yang ingin melakukan tugasnya dengan benar pada zaman yang serba sungguh-sungguh ini. Kita menghadapkan prinsip reformasi kesehatan di hadapan orang banyak, sambil melakukannya dengan segenap tenaga kita untuk memimpin laki-laki dan perempuan supaya mereka dapat melihat betapa penting prinsip ini, lalu melakukannya.

Usaha Para Perintis dalam Mengajarkan Prinsip Reformasi Kesehatan
Pada waktu diadakan pasar malam di Battle Creek tahun 1864, jemaat kita membawa ke lokasi, tiga atau empat kompor masak lalu mendemonstrasikan bagaimana cara menyediakan makanan sehat tanpa penggunaan makanan daging. Kami mendapat informasi bahwa kami menyajikan makanan terbaik di lokasi itu. Apabila perhimpunan besar diadakan, adalah kesempatanmu membuat rencana yaitu menyediakan makanan yang menyehatkan. Buatlah usahamu itu bersifat mendidik.
Tuhan memberi kita kesukaan menghadapi orang-orang, dan kita mempunyai banyak kesempatan baik untuk mendemonstrasikan apa yang dapat dilakukan dengan reformasi kesehatan demi pemulihan kesehatan mereka yang sudah dinyatakan tidak berpengharapan….

Di Perkemahan dan dari Rumah ke Rumah
Kita harus lebih berusaha mengajarkan kebenaran reformasi kesehatan kepada semua orang. Di setiap perkumpulan perkemahan usahakanlah mendemonstrasikan apa yang dapat dilakukan dalam menyediakan makanan enak yang menyehatkan dari biji-bijian, buah-buahan, kacang-kacangan dan sayuran. Di setiap tempat di mana kelompok baru di bawa ke dalam kebenaran, berikanlah petunjuk ilmu penyediaan makanan sehat. Harus dipilih para pekerja yang dapat bekerja dari rumah ke rumah dalam satu kampanye pendidikan.

Kemah Pengobatan di Perkemahan
Sementara kita mendekati penutupan waktu, kita harus naik lebih tinggi dan lebih tinggi lagi mengenai masalah reformasi kesehatan dan pertarakan Kristen, menyajikannya dalam cara pasti yang lebih positif. Kita harus terus berusaha mendidik umat manusia, bukan dengan perkataan kita, tetapi dengan perlakuan kita. Jikalau ajaran digabung dengan praktik, maka pengaruhnya sangat besar.
Pada pertemuan perkemahan, harus diberikan petunjuk tentang judul kesehatan kepada umat itu. Di beberapa pertemuan kita di Australia; tiap hari diberikan ceramah mengenai kesehatan, dan mereka menaruh perhatian yang sangat mendalam. Di lokasi perkemahan dipasang sebuah tenda untuk para dokter dan perawat. Nasihat pengobatan diberikan dengan cuma-cuma, banyak orang yang mencarinya. Ribuan orang mengikuti ceramah itu. Pada penutupan pertemuan, orang belum merasa puas dengan apa yang mereka pelajari kalau pelajaran itu dihentikan. Di beberapa kota di mana pertemuan diadakan, beberapa dari pemuka kota mendesak supaya dibuka cabang sanatorium di kota mereka dengan menjanjikan dukungan keuangan dan kerjasama.

Dengan Teladan dan Ajaran
Perkumpulan jemaat kita yang besar memperoleh kesempatan terbaik untuk menerangkan prinsip reformasi kesehatan. Beberapa tahun yang lalu pada pertemuan seperti ini, banyak sudah yang dikatakan tentang reformasi kesehatan dan keuntungan makanan vegetaris. Tetapi pada waktu yang sama makanan daging disajikan di meja makan perkemahan, dan banyak lagi jenis makanan yang tidak menyehatkan dijual di kios-kios. Iman tanpa perbuatan adalah iman yang mati. Petunjuk reformasi kesehatan yang disangkal dengan praktik tidak meninggalkan kesan yang baik. Pada pertemuan perkemahan yang berikut, mereka yang bertanggung jawab telah dididik dengan pengajaran dan praktik. Tidak ada makanan daging disajikan di meja makan kemah, tetapi yang disajikan ialah buah-buahan, biji-bijian dan sayuran dengan limpahnya. Sementara para pengunjung menanyakan tentang makanan daging mengapa tidak disajikan, maka dijelaskanlah dengan sederhana bahwa makanan daging bukanlah yang terbaik.

Di Sanatorium Kita
Terang yang diberikan pada saya ialah bahwa sanatorium harus didirikan. Di dalamnya tidak digunakan obat-obat keras. Metode pengobatan sederhana yang masuk akal akan diikuti untuk penyembuhan penyakit. Dalam lembaga ini orang-orang diajar bagaimana caranya berpakaian, bernapas dan makan dengan teratur. Diajar pula bagaimana mencegah penyakit dengan kebiasaan hidup yang baik.


Sanatorium kita didirikan untuk satu maksud tertentu, untuk mengajar orang bahwa kita hidup bukan untuk makan, tetapi makan untuk hidup.

Sanatorium kita adalah sarana penerangan bagi mereka yang datang untuk berobat. Harus ditunjukkan kepada para pasien bagaimana dapat hidup dengan biji-bijian, buah-buahan dan kacang-kacangan, dan hasil bumi lainnya. Saya mendapat petunjuk untuk memberikan ceramah secara teratur di sanatorium kita tentang judul kesehatan. Mereka harus diajar bagaimana meninggalkan bahan makanan yang menurunkan kondisi kesehatan dan kekuatan manusia untuk siapa Kristus telah me-ngorbankan nyawa-Nya. Harus ditunjukkan pengaruh teh dan kopi yang merusak. Para pasien harus diajar bagaimana meninggalkan bahan-bahan makanan yang merusak alat pencernaan…. Biarlah pasien itu melihat betapa penting mengamalkan prinsip reformasi kesehatan, jika mereka mau memulihkan kesehatan. Biarlah ditunjukkan kepada pasien bagaimana cara penyembuhan dengan bertarak dalam hal makan dan mengadakan gerak badan secara teratur di udara terbuka…. Melalui pekerjaan sanatorium kita, penderitaan akan dilenyapkan dan kesehatan akan dipulihkan. Orang-orang harus diajar bagaimana tetap hidup sehat dengan bersikap hati-hati dalam hal makan dan minum…. Orang-orang yang meninggalkan makanan daging akan mendapat keuntungan. Masalah makanan adalah satu pelajaran yang menarik perhatian…. Sanatorium kita didirikan untuk satu maksud tertentu, untuk mengajar orang bahwa kita hidup bukan untuk makan, tetapi makan untuk hidup.

Didiklah Pasien dalam Hal Perawatan di Rumah
Biarlah pasien berada di luar ruangan sebanyak mungkin. Adakanlah percakapan di teras, percakapan yang menggembirakan dan menyenangkan. Dengan membaca pelajaran Alkitab secara sederhana, mudah dipahami, maka ini akan membangkitkan semangatnya. Bicarakanlah tentang reformasi kesehatan. Janganlah engkau, saudaraku, menjadi pemikul beban dalam banyak bidang, sehingga engkau tidak sanggup mengajarkan pelajaran sederhana reformasi kesehatan. Mereka yang keluar dari sanatorium harus dilengkapi dengan pengajaran supaya mereka dapat mengajar orang lain metode pelayanan keluarga.
Ada bahayanya membelanjakan uang yang banyak untuk membeli mesin dan peralatan yang tak pernah dapat digunakan pasien di rumah mereka. Lebih baik mereka diajar bagaimana mengatur makanan, supaya mesin tubuh yang hidup-hidup itu dapat bekerja dengan baik.

Harus Diberikan Penyuluhan Pertarakan
Di dalam lembaga kesehatan, kita harus memberikan petunjuk yang jelas mengenai pertarakan. Kepada pasien harus ditunjukkan kejahatan minuman keras yang memabukkan, dan berkat besar kalau meninggalkannya. Mereka harus diajak me-ninggalkan semua yang merusak kesehatan, dan menggantikannya dengan buah-buahan yang melimpah. Jeruk, jeruk nipis, mangga, pisang, jambu dan masih banyak lagi yang dapat diperoleh. Bumi Tuhan ini memang subur jikalau dibudidayakan sebaik-baiknya.
Mereka yang sedang bergumul melawan kuasa selera harus diajar prinsip hidup sehat. Mereka harus diberi penerangan bahwa pelanggaran terhadap hukum kesehatan, yang dengan menciptakan suasana sakit, keinginan yang non-alamiah, meletakkan dasar kebiasaan meminum minuman keras. Mereka mengharapkan supaya dibebaskan dari keinginan non-alamiah. Ini terjadi kalau mereka hidup dalam penurutan akan prinsip kesehatan. Apabila mereka bergantung pada kekuatan Ilahi untuk mematahkan ikatan nafsu, mereka bekerjasama dengan Allah dengan menuruti segala hukum-Nya, yaitu hukum fisik dan hukum moral.

Diperlukan Pengetahuan Dasar Reformasi
Tugas khusus apakah yang kita dipanggil untuk melakukannya di lembaga kesehatan kita? Gantinya memberikan pendidikan tentang selera yang diselewengkan, baik dengan pengajaran dan contoh hidup, didiklah dirimu dalam hal ini. Angkatlah standar reformasi dalam segala bidang. Rasul Paulus mengangkat suara: “Karena itu, saudara-saudaraku, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaruan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”
Lembaga kesehatan kita didirikan untuk menghadapkan prinsip hidup tentang makanan yang menyehatkan, bersih dan murni. Pengetahuan itu harus dibagikan tentang penyangkalan diri, penguasaan diri. Yesus ditinggikan di hadapan semua orang yang datang ke lembaga kita, karena Dia telah menciptakan dan menebus manusia. Pengetahuan akan jalan hidup, damai, kesehatan harus diberikan baris demi baris, ajaran demi ajaran, agar laki-laki dan perempuan dapat melihat betapa pentingnya reformasi. Mereka harus dituntun untuk meninggalkan kebiasaan jelek dan perbuatan jahat seperti yang terjadi di Sodom dan pada zaman sebelum air bah, yang telah dimusnahkan karena kejahatan mereka (Mat 24:37-39)….
Semua orang yang mengunjungi lembaga kesehatan kita akan dididik. Rencana keselamatan harus diperkenalkan kepada semua orang, baik yang golongan tinggi atau rendah, yang kaya atau yang miskin. Berikanlah petunjuk yang sudah dipersiapkan dengan baik, agar pemanjaan dalam ketidakbertarakan yang lazim dalam hal makan dan minum dapat ternyata sebagai penyebab penyakit dan penderitaan dan praktik kejahatan yang terjadi.

Dedaunan dari Pohon Alhayat
Saya mendapat petunjuk bahwa kita tidak boleh mengabaikan pekerjaan yang harus dilakukan di bidang pembaruan kesehatan. Melalui pekerjaan ini kita menjangkau jiwa-jiwa di jalan raya atau di lorong-lorong. Saya mendapat terang khusus bahwa di sanatorium kita banyak jiwa akan menerima dan menuruti kebenaran zaman ini. Dalam lembaga ini laki-laki dan perempuan diajar bagaimana cara memelihara tubuh mereka, dan pada waktu yang sama bagaimana menjadi sehat dalam iman. Mereka diajar apa maknanya memakan daging Anak Manusia dan meminum darah-Nya. Kristus berkata: “Perkataan-perkataan yang Kuberikan kepadamu adalah roh dan hidup.” Yoh. 6:63.
Sanatorium kita menjadi sekolah di mana diajarkan bidang misionaris medis. Mereka harus membawa jiwa-jiwa yang berpenyakit dosa kepada dedaunan pohon alhayat, yang akan memberikan kepada mereka damai, pengharapan dan iman di dalam Kristus.

Persiapan untuk Doa Penyembuhan
Sia-sialah mengajar orang memandang kepada Allah sebagai penyembuh penyakit mereka, kecuali mereka diajar juga untuk menyingkirkan praktik-praktik hidup tidak sehat. Supaya kita, dapat menerima berkat-Nya sebagai jawaban kepada doa kita, kita harus berhenti melakukan kejahatan dan belajar melakukan kebaikan. Lingkungan mereka haruslah bersih, dan kebiasaan hidup mereka benar. Mereka harus hidup sesuai dengan hukum Allah, hukum alamiah atau hukum rohani.

Kewajiban Dokter Menyenangkan Hati Pasiennya
Lembaga kesehatan bagi orang sakit akan menjadi tempat terbaik untuk mendidik penderita bagaimana caranya hidup sesuai dengan hukum alam, dan bagaimana caranya menghentikan praktik yang merusak kesehatan dan kebiasaan salah dalam hal makan, berpakaian yang sesuai dengan kebiasaan dunia dan adat istiadatnya, yang bukan menurut peraturan Allah. Mereka sedang meneladani satu pekerjaan yang baik untuk menerangi dunia ini….
Sekarang diperlukan secara positif dokter dan reformis di bidang pengobatan penyakit, dan usaha yang lebih besar digunakan dalam memajukan dan meninggikan usaha itu oleh mereka sendiri dan untuk mendidik mereka yang mengharapkan dari mereka keterampilan menentukan penyebab penyakitnya. Dengan cara tertentu mereka harus menarik perhatian pasien kepada hukum yang telah ditetapkan Allah, hukum yang tak dapat dilanggar dengan bebasnya. Mereka memusatkan pikiran kebanyakan pada cara timbulnya penyakit, tetapi sebagaimana biasanya tidak membangkitkan perhatian kepada hukum yang harus diturut dalam suasana khidmat dan bijaksana, demi pen-cegahan penyakit. Teristimewa apabila dokter itu belum benar dalam hal makanannya, jikalau seleranya sendiri belum dibatasi kepada makanan sederhana yang menyehatkan, belum sungguh-sungguh meninggalkan makanan daging, dia mengingini daging – dia telah mendidik dan membangun satu cita rasa akan makanan yang tidak menyehatkan. Pikirannya picik, dan dia akan segera mendidik dan mendisiplin cita rasa dan selera pasiennya untuk mengingini benda-benda yang digandrunginya sendiri dalam memberikan prinsip reformasi kesehatan. Dia akan memberikan resep makanan daging kepada pasiennya, sedangkan itulah makanan yang paling jelek yang mereka peroleh. Makanan seperti itu merangsang, tetapi tidak memberikan kekuatan. Mereka tidak bertanya tentang kebiasaan makan dan minum sebelumnya, dan memperhatikan secara khusus kebiasaan mereka yang salah yang telah bertahun-tahun meletakkan dasar bagi penyakit.
Dokter yang bersungguh-sungguh harus bersedia menggembirakan mereka yang tidak tahu dan harus menulis resep dengan bijaksana, melarang memasukkan ke dalam daftar makanan mereka, yang mereka tahu salah. Mereka harus mengatakan dengan jelas perkara-perkara yang merusak kesehatan, dan membiarkan orang yang sedang menderita ini bekerja dengan hati-hati melakukan apa yang mereka dapat lakukan, dengan demikian menempatkan diri dalam hubungan yang benar dengan aturan hidup dan kesehatan.

Pesan Khidmat
Bilamana seorang dokter memperhatikan bahwa serang pasien sedang menderita sejenis penyakit yang disebabkan oleh kebiasaan makan dan minum yang tidak benar, namun tidak peduli memberitahukannya, dan menunjukkan pentingnya mengadakan reformasi, dia sedang menyakiti seorang manusia. Pemabuk, petualang seks, mereka yang menjadi hamba kemalasan, semua mendesak dokter supaya menyatakan dengan jelas dan nyata bahwa penderitaan itu adalah akibat dosa. Kita telah menerima terang besar tentang reformasi kesehatan. Kalau begitu, mengapa kita tidak lebih sungguh-sungguh untuk berusaha, menghilangkan penyebab penyakit? Melihat pertikaian yang berkesinambungan melawan rasa nyeri, berusaha senantiasa menekan penderitaan, bagaimanakah para dokter kita berdiam diri? Dapatkah mereka berhenti menyerukan amaran? Apakah mereka dermawan dan bermurah hati jikalau mereka tidak mengajarkan pertarakan yang ketat sebagai pengobatan penyakit?

Kekuatan Moral Diperlukan oleh Reformator Makanan
Sejumlah besar kebaikan dapat dilakukan dengan memberi penerangan kepada semua yang kita bisa hubungi sebagai sarana terbaik, bukan hanya mengobati penyakit, tetapi mencegah penyakit dan penderitaan. Dokter yang berusaha meng-gembirakan pasiennya tentang keadaan dan penyebab penderitaan mereka, dan mengajar mereka bagaimana caranya menghindari penyakit, akan bekerja keras; tetapi jikalau dia seorang reformator yang setia, dia akan berbicara dengan jelas tentang pengaruh pemanjaan diri yang merusak, pemanjaan dalam hal makan, minum, ber-pakaian, pengurasan tenaga inti yang menyebabkan pasien itu harus berobat. Dia tidak akan menambah kejahatan dengan memberikan obat-obat keras sampai tubuh alamiah itu menyerah dan menghentikan perlawanan, tetapi dia akan mengajar pasien bagaimana membentuk kebiasaan yang benar, dan menolong alam melakukan tugas pemulihan dengan menggunakan pengobatannya yang sederhana.
Dalam lembaga-lembaga kesehatan kita, harus diadakan bagian khusus pekerjaan itu untuk memberikan petunjuk tentang reformasi kesehatan. Prinsip reformasi kesehatan harus dipaparkan dengan bijaksana dan saksama di hadapan semua orang, pasien dan pegawai. Pekerjaan ini memerlukan kekuatan moral. Sementara banyak orang beruntung dari usaha itu, yang lain akan tersinggung. Tetapi murid Kristus yang sejati, dia yang pikirannya sesuai dengan pikiran Allah, sementara terus belajar; akan mengajar dengan baik, mengarahkan pikiran orang ke atas, jauh dari kesalahan dunia yang merajalela itu.

Kerjasama Sanatorium dengan Sekolah
Sinar terang telah diberikan bahwa lembaga pendidikan kita harus dihubungkan dengan sanatorium apabila ada kemungkinan. Pekerjaan ke dua lembaga itu akan dipadukan. Saya bersyukur karena kita mempunyai sekolah di Loma Linda. Kecakapan pendidikan dari dokter kita yang terampil adalah satu kebutuhan sekolah di mana evangelis misionaris medis dipersiapkan untuk bekerja. Para siswa di sekolah itu diajar menjadi reformator yang ketat. Petunjuk yang diberikan mengenai penyakit dan penyebabnya, dan bagaimana caranya mencegah penyakit, dan latihan yang diberikan untuk merawat orang sakit, semuanya membuktikan satu pendidikan yang sangat berharga yang harus dimiliki oleh semua pelajar di semua sekolah kita.
Perpaduan antara sekolah dengan sanatorium akan membuktikan satu keuntungan dalam berbagai cara. Melalui petunjuk yang diberikan oleh sanatorium, para pelajar akan belajar bagaimana caranya menghindarkan sifat kurang peduli dan kebiasaan makan yang tidak bertarak.

Pekerjaan Evangelis dan Penginjilan Kota
Sebagai satu umat, kepada kita telah dipercayakan satu pekerjaan untuk memperkenalkan prinsip reformasi kesehatan. Ada sebagian berpendapat bahwa masalah makanan tidak penting untuk dimasukkan dalam proyek evangelisasi. Tetapi orang itu membuat satu kesalahan yang besar. Firman Allah menegaskan demikian: “Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.” 1 Kor. 10:31. Masalah pertarakan dalam segala caranya itu memegang peranan penting dalam pekerjaan keselamatan.
Sehubungan dengan proyek penginjilan di kota, harus ada beberapa ruangan untuk menampung mereka yang berminat. Mereka harus dikumpulkan untuk mendapatkan instruksi. Pekerjaan penting ini tidak dilaksanakan dengan cara yang sembrono, agar itu dapat memberi kesan baik kepada orang-orang. Segala sesuatu yang dilakukan harus menyaksikan Pencipta kebenaran, dan harus menyatakan kesucian dan kepentingan kebenaran pekabaran malaikat ketiga.
Di setiap daerah, para wanita harus diberi tanggung jawab untuk mengatur urusan rumah tangga, yaitu mereka yagn tahu caranya memasak makanan enak yang menyehatkan. Meja makan harus diisi dengan makanan berkualitas tinggi. Jikalau ada orang yang mempunyai selera yang salah, yaitu yang menginginkan teh, kopi, bumbu


Segala sesuatu yang dilakukan harus menyaksikan Pencipta kebenaran, dan harus menyatakan kesucian dan kepentingan kebenaran pekabaran malaikat ketiga.

masak dan makanan yang tidak menyehatkan, berikanlah penerangan kepada mereka itu. Berusahalah membangkit-kan hati nurani. Paparkanlah di hadapan mereka prinsip Alkitab yang menyangkut kesehatan.

Biarlah Pendeta Mengajarkan Prinsip Reformasi
Kita harus mendidik diri kita sendiri, bukan hanya supaya hidup sesuai dengan hukum kesehatan, tetapi mengajar orang lain tentang jalan yang lebih baik. Banyak orang termasuk yang mengaku percaya pada kebenaran khusus zaman ini masih tidak mengetahui tentang kesehatan dan pertarakan. Pelajaran ini harus diajarkan kepada mereka. Hal ini jangan dilangkahi sebagai sesuatu yang tidak penting. Hampir setiap keluarga perlu dibangun-kan dalam hal ini. Hati nurani harus dibangunkan menghadapi kewajiban pengamalan prinsip reformasi yang benar. Allah menuntut umat-Nya supaya bertarak dalam segala hal. Kecuali mereka mengamalkan pertarakan yang benar, mereka tidak mau dan tidak dapat bersedia menanamkan pengaruh suci kebenaran.
Pendeta kita harus menjadi cerdas dalam hal ini. Janganlah mereka mengabaikan-nya, atau janganlah mereka terpengaruh oleh orang yang menyebut mereka sebagai orang yang bersikap keterlaluan. Biarlah mereka mencari apa yang membentuk reformasi kesehatan yang benar. Biarlah mereka mengajarkan prinsipnya, baik dengan ajaran atau pengamalan yang tetap dan diam-diam. Pada perhimpunan kita yang besar, berikanlah petunjuk mengenai kesehatan dan pertarakan. Berusahalah membangkitkan intelektualitas dan hati murni. Manfaatkan semua keterampilan dan kecakapan. Ikutilah pekerjaan penyiaran dalam hal ini. “Didik, didik, dan didiklah mereka,” itulah pekabaran yang mengesankan hati saya.
Sementara kita mendekati penutupan sejarah, kita harus meningkat lebih tinggi lagi dalam hal reformasi kesehatan, dan dalam hal pertarakan Kristen. Biarlah hal itu diajarkan dengan cara yang lebih pasti dan lebih positif. Kita harus berusaha men-didik orang-orang tanpa henti, bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan perbuatan. Jikalau pengajaran dan pengamalan dipadukan, maka pengaruhnya sangat besar.

Ajarkan kepada Pendeta, Ketua Daerah dan Pimpinan Lainnya
Pendeta kita harus menjadi cerdas dalam hal reformasi kesehatan. Mereka perlu mengetahui ilmu faal dan ilmu kesehatan. Mereka harus memahami hukum yang mengatur bangunan tubuh, dan pengaruhnya terhadap pikiran dan jiwa.
Beribu-ribu orang yang mengetahui hanya sedikit tentang tubuh ajaib yang Allah telah ciptakan dan tentang pemeliharaannya. Mereka menganggap lebih penting mem-pelajari yang lain yang jauh lebih sedikit risikonya. Seorang pendeta mempunyai satu tugas yang dilakukan di sini. Apabila mereka memegang pendirian yang benar dalam hal ini, banyaklah yang akan diperoleh. Dalam kehidupan di rumah tangga, mereka harus menuruti hukum kehidupan yaitu mengamalkan prinsip yang benar supaya hidup sehat. Kemudian barulah mereka dapat berbicara, dengan tepat mengenai pelajaran ini. Mereka dapat menuntun umat lebih tinggi dan lebih tinggi lagi dalam pekerjaan reformasi. Sambil menghidupkan terang itu sendiri, mereka memegang satu pekabaran yang sangat berharga bagi mereka yang benar-benar memerlukan kesaksian seperti itu. Ada berkat indah dan pengalaman kaya yang dapat diperoleh pendeta jikalau mereka mau memadukan pernyataan masalah kesehatan dengan segala tugas mereka di gereja. Orang-orang harus menerima terang reformasi kesehatan. Pekerjaan ini telah dilalaikan, dan banyak orang yang bersedia mati karena mereka memerlukan terang yang harus dimiliki dan harus dimiliki sebelum menghentikan pemanjaan diri.
Para ketua uni dan daerah perlu menyadari bahwa sudah tiba waktunya mereka menempatkan diri di pihak yang benar mengenai masalah ini. Pendeta dan guru memancarkan terang yang mereka sudah terima. Tugas mereka dalam segala bidang diperlukan. Allah akan menolong mereka. Dia akan menguatkan hamba-Nya yang berdiri teguh dan tidak menyimpang dari kebenaran dan kesalehan untuk memanjakan diri.
Pekerjaan pendidikan di bidang misionaris medis adalah satu langkah maju yang sangat penting dalam membangunkan tanggung jawab moralitas manusia. Sekiranya pendeta memegang pekerjaan ini dalam berbagai bidang sesuai dengan terang yang telah dipancarkan Allah, maka akan terjadi reformasi yang paling ketat dalam kebiasaan makan, minum dan berpakaian. Tetapi sebagian berdiri tertegun di jalan reformasi kesehatan yang sudah melangkah maju. Mereka menahan orang-orang dengan teguran yang mempersalahkan, dengan kata-kata menyenangkan dan lelucon. Mereka sendiri bersama sejumlah besar orang lain menderita sampai mati, dan semuanya belum mempelajari kebijaksanaan.
Hanya dengan pertempuran yang paling sengit kemajuan dapat dicapai. Umat itu tidak sudi menyangkal diri, tidak mau menyerahkan pikiran dan kemauan kepada kemauan Allah. Dalam penderitaan mereka, dalam pengaruhnya terhadap orang lain, mereka sudah menyadari akibat tindakan yang demikian.
Jemaat sedang mencatat sejarah. Setiap hari berlangsung pertempuran dan terdengar derap langkah. Di setiap sisi kita dijerat oleh musuh, dan apakah kita mengalahkan dengan rahmat Allah atau kita dikalahkan. Saya mengimbau mereka yang memegang pendirian netral mengenai reformasi kesehatan supaya bertobat. Terang ini indah, Tuhan memberikan pekabaran kepadaku untuk mendesak semua yang me-megang tanggung jawab di bidang mana pun dalam pekerjaan Allah, supaya mereka memperhatikan bahwa kebenaran adalah satu peningkatan di dalam hati dan kehidupan. Hanya dengan demikianlah seorang dapat mengalahkan pencobaan yang mereka pasti hadapi di dunia ini.

Gagal Melaksanakan Reformasi Kesehatan Tidak Layak sebagai Pekerja Tuhan
Mengapa sebagian dari pekerja Tuhan menunjukkan begitu sedikit perhatian dalam reformasi kesehatan? Itu disebabkan karena ajaran pertarakan dalam segala hal bertentangan dengan praktik mereka dalam pemanjaan diri. Di beberapa tempat, ini menjadi batu sandungan dalam pekerjaan membawa orang supaya menyelidiki dan mengamalkan dan mengajarkan reformasi kesehatan. Janganlah menunjuk seseorang sebagai guru jikalau dalam pengajaran dan contoh hidupnya bertentangan dengan kesaksian yang diberikan Allah kepada hamba-hamba-Nya untuk dijunjung tinggi mengenai makanan, karena ini akan menimbulkan kekacauan. Karena dia tidak menghargai reformasi kesehatan, maka dia tidak layak menjadi pesuruh Tuhan.
Terang yang Tuhan telah pancarkan kepada saya dalam hal firman-Nya jelas, manusia akan diuji dan dicobai dengan pelbagai cara untuk melihat apakah mereka mau mengikutinya. Setiap jemaat, setiap keluarga perlu mendapat petunjuk tentang pertarak-an Kristen. Semua orang harus mengetahui bagaimana cara makan dan minum untuk mempertahankan kesehatan. Kita sedang berada di tengah-tengah panorama penutupan sejarah dunia; maka di antara pemelihara Sabat harus terdapat gerakan yang seirama. Mereka yang menjauhkan diri dari pekerjaan yang besar ini, yaitu yang memberikan petunjuk kepada orang dalam hal ini, tidak mengikuti jejak Tabib Yang Besar. Kristus berkata: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salilbnya dan mengikut Aku.” Mat 16:24.

Pendidikan Kesehatan di Rumah Tangga
Orangtua harus lebih banyak bergaul dengan anak-anak dan mengurangi waktunya bergaul dengan masyarakat. Pelajarilah masalah kesehatan dan amalkanlah pelajaran itu. Ajarlah anak-anakmu berpikir atas dasar sebab-akibat. Ajarlah mereka untuk menyukai kesehatan dan kebahagiaan, mereka harus menuruti hukum alam. Meskipun engkau tidak dapat melihat perbaikan yang begitu cepat seperti yang engkau inginkan, janganlah tawar hati, tetapi teruskan tugasmu dengan sabar dan tawakal.


Ajarlah anak-anakmu mulai dari masa bayi untuk menyangkal diri dan mengendalikannya.

Ajarlah anak-anakmu mulai dari masa bayi untuk menyangkal diri dan mengendalikannya. Ajarlah mereka untuk menikmati keindahan alam, dan untuk menggunakan sarana olah raga secara teratur, melatih tubuh dan pikiran. Besarkanlah mereka itu supaya memiliki bangunan tubuh sehat dan moralitas yang baik, untuk memperoleh tabiat periang dan temperamen manis. Tanamkanlah ke dalam pikiran mereka yang masih muda itu kebenaran bahwa Allah tidak menciptakan kita supaya hidup hanya untuk pemuasan, tetapi demi kebaikan kita yang sempurna. Ajarlah mereka bahwa menyerah kepada pencobaan adalah lemah dan jahat. Untuk menolaknya berarti agung dan berani. Pelajaran ini bagaikan benih yang ditanam di dalam tanah, dan buahnya akan membahagiakan hatimu.

Pekerjaan Tuhan Dihalangi oleh Pemanjaan Diri
Ada satu pekabaran yang menyangkut reformasi kesehatan yang harus dijunjung di setiap gereja. Ada satu tugas yang harus dilakukan di setiap sekolah. Janganlah mempercayakan pendidikan orang muda kepada kepala sekolah atau kepada guru-guru sebelum mereka mempunyai pengetahuan praktis di bidang ini. Sebagian merasa bebas mengritik dan meragukan dan mencari kesalahan prinsip reformasi kesehatan yang sedikit mereka ketahui dari pengalaman. Mereka harus membuat pagar betis menyatukan hati dengan hati dengan mereka yang sedang bekerja di bidang ini.
Bidang reformasi kesehatan sudah dinyatakan di beberapa gereja. Tetapi terang itu belum diterima dengan segenap hati. Cinta diri, pemanjaan laki-laki dan perempuan yang merusak kesehatan telah merusak pengaruh pekabaran itu, yaitu menyediakan satu umat dalam menghadapi hari Allah yang besar. Jikalau gereja-gereja mengharapkan kekuatan, mereka harus menghidupkan kebenaran yang telah diberikan Allah kepada mereka. Jikalau anggota jemaat tidak menghargai terang dalam hal ini, mereka akan menuai hasil yang pasti yaitu kemerosotan fisik dan rohani. Pengaruh anggota jemaat yang lebih tua akan mengkhamiri mereka yang baru menerima iman. Tuhan tidak membawa banyak jiwa ke dalam kebenaran sekarang ini, karena anggota jemaat yang tidak pernah bertobat, dan mereka yang hanya satu kali bertobat, tetapi sekarang sudah murtad. Pengaruh apa gerangan yang ditanamkan oleh anggota yang tidak berserah ini ke dalam hati orang yang baru bertobat? Bukankah itu melumpuhkan pekabaran Allah yang harus dijunjung oleh umat-Nya?

Setiap Anggota Membagikan Kebenaran

“Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang dan kemuliaan Tuhan terbit atasmu.”
Kita sudah tiba di satu saat di mana setiap anggota jemaat harus merangkul pekerjaan penginjilan pengobatan. Dunia ini bagaikan rumah kusta yang penuh dengan korban penyakit tubuh dan penyakit rohani. Di mana-mana manusia binasa karena kurang berpengetahuan akan kebenaran yang telah dipercayakan kepada kita. Anggota jemaat memerlu-kan kebangunan, agar mereka dapat menyadari tanggung jawabnya dalam membagikan kebenaran ini. Mereka yang sudah diterangi kebenaran menjadi pembawa terang ke dunia ini. Menutupi terang pada saat seperti ini adalah melakukan satu kesalahan yang mengerikan. Pekabaran kepada umat Allah zaman ini ialah: “Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang dan kemuliaan Tuhan terbit atasmu.”
Di setiap pojok kita melihat mereka yang pernah menerima banyak terang dan pengetahuan tetapi dengan bebas memilih kejahatan gantinya kebaikan. Karena tidak ada usaha melakukan reformasi, mereka makin buruk dan semakin buruk. Tetapi umat Allah tidak berjalan di dalam kegelapan. Mereka berjalan di dalam terang, karena mereka adalah reformator.

Dirikan Pusat Pelayanan yang Baru
Adalah tugas positif umat Allah untuk menerobos daerah-daerah. Biarlah segenap tenaga dikerahkan untuk menggarap lahan yang baru untuk mendirikan pusat pelayanan yang berpengaruh apabila ada pintu yang terbuka. Latihlah para pekerja yang mempunyai semangat misionaris sejati. Biarlah mereka keluar untuk membagikan terang dan pengetahuan di tempat jauh dan dekat. Biarlah mereka membawa prinsip hidup reformasi kesehatan ke dalam perkampungan yang penduduknya kebanyakan masih buta dalam hal ini. Bentuklah kelompok belajar, berikanlah petunjuk tentang penyembuhan penyakit.
Ladang pekerjaan sangat luas bagi laki-laki dan perempuan. Juru masak yang terampil, penjahit pakaian, perawat, tenaga mereka sangat dibutuhkan. Biarlah anggota keluarga miskin diajar bagaimana caranya memasak, bagaimana menambal sulam pakaian mereka, bagaimana merawat orang sakit, bagaimana mengurus rumah dengan benar. Anak-anak kecil pun perlu diajar untuk melakukan perbuatan kasih dan kemurahan bagi orang yang lebih malang dari mereka.

Para Pendidik, Majulah
Pekerjaan reformasi kesehatan ialah sarana Allah untuk mengurangi pen-deritaan di dunia ini dan menyucikan jemaat-Nya. Ajarlah umat itu bahwa mereka dapat bertindak sebagai pembantu Allah, oleh bekerjasama dengan Pekerja Agung dalam memulihkan kesehatan fisik dan rohani. Tugas ini diteguhkan surga akan membuka pintu masuk kebenaran indah lainnya. Masih ada tempat untuk semua pekerja yang mau melaksanakan pekerjaan ini dengan bijaksana.
Majukan pekerjaan reformasi kesehatan. Itulah pekabaran yang saya terima untuk disampaikan. Tunjukkanlah nilainya yang jelas, sehingga kebutuhannya yang meluas itu dapat dirasakan. Buah agama yang benar ialah meninggalkan semua makanan yang merusak tubuh. Dia yang bertobat dengan saksama akan meninggalkan semua kebiasaan yang merusak dan menyangkal seleranya. Dengan bertarak sepenuhnya, dia dapat mengalahkan semua keinginannya yang menyangkut pemanjaan yang merusak kesehatan. Saya mendapat petunjuk untuk mengatakannya kepada pendidik reformasi kesehatan: Majulah! Dunia memerlukan setiap berkas pengaruh yang engkau tanamkan untuk menolak kembali pasang gelombang kebejatan moral. Biarlah mereka yang mengajarkan pekabaran malaikat ketiga memperlihatkan warnanya.

BAGIAN II – BAGAIMANA CARANYA
MENYATAKAN PRINSIP REFORMASI KESEHATAN

Jangan Lupa Tujuan Utama Reformasi
Petunjuk mengenai reformasi makanan itu sangat diperlukan. Kebiasaan makan yang salah dan penggunaan makanan yang tidak menyehatkan mengakibatkan ketidakbertarakan, tindak pidana dan kesengsaraan yang mengutuk bumi.
Dalam mengajarkan prinsip kesehatan, tetaplah ingat tujuan utama reformasi agar rencana itu dapat mencapai perkembangan tubuh, pikiran dan jiwa yang tertinggi. Tunjukkanlah bahwa hukum alam, yang adalah hukum Allah, diciptakan demi kebaikan kita; agar dengan menurutinya, kebahagiaan ditingkatkan dalam hidup ini, dan menolong mempersiapkan diri untuk hidup yang akan datang.
Pimpinlah jemaat itu untuk mempelajari pernyataan kasih Allah dan kebijaksanaan-Nya di alam kejadian. Tuntunlah mereka untuk mempelajari organisme yang ajaib itu, bangunan tubuh, dan hukum yang mengaturnya. Mereka yang memahami bukti kasih Allah, yang memahami kebijaksanaan dan keuntungan dalam hukum-Nya, dan hasil penurutan, akan menghormati tugas dan kewajiban mereka dari segi pandangan yang sama sekali berbeda. Gantinya memperhatikan penurutan hukum kesehatan sebagai satu pengorbanan atau penyangkalan diri, mereka akan menghormatinya sebagaimana adanya, sebagai satu berkat yang tak terhingga.
Setiap pekerja Injil harus merasa bahwa memberikan petunjuk prinsip hidup sehat, adalah sebagian dari tugasnya yang sudah ditentukan. Pekerjaan ini sangat dibutuhkan, dunia menerimanya.
Tuntutan Allah harus dimasukkan ke dalam hati nurani. Laki-laki dan perempuan harus siap menghadapi tugas mengatur diri, kebutuhan akan kesucian, kebebasan dari setiap selera buruk dan kebiasaan kotor. Mereka perlu diyakinkan dengan fakta bahwa semua kuasa pikiran dan tubuh adalah pemberian Allah. Pemberian ini harus tetap dipelihara dalam kondisi yang baik demi pekerjaan-Nya.

Ikuti Metode Juruselamat
Metode Kristus sendiri akan memberikan kemenangan sejati dalam usaha menjangkau manusia. Juruselamat bergaul dengan manusia sebagai seorang yang menginginkan kebaikan mereka. Dia menunjukkan rasa simpati-Nya kepada mereka, Dia melayani kebutuhan mereka, dan Dia memenangkan kepercayaan mereka. Kemudian Dia menyuruh mereka, “Ikutlah Aku.”
Kita perlu mendekati manusia dengan usaha sendiri. Jikalau lebih sedikit waktu digunakan untuk berkhotbah, dan lebih banyak waktu digunakan untuk pelayanan perorangan, maka akan terlihat hasil yang lebih besar. Yang miskin harus dibebaskan, yang sakit dirawat, yang susah dan bersedih hati dihibur, yang bodoh diajar, dan yang belum berpengalaman dinasihati. Kita menangis bersama mereka yang sedang menangis, dan bergembira bersama mereka yang bergembira. Disertai dengan kuasa bujukan, kuasa doa, kuasa kasih Allah, maka pekerjaan ini mau tidak mau, tidak boleh tidak harus berbuah.
Kita harus selalu ingat bahwa tujuan pekerjaan penginjilan pengobatan ialah mengarahkan laki-laki dan perempuan yang berpenyakit dosa kepada Manusia Golgota, yang memikul dosa seisi dunia ini. Dengan memandang Dia, mereka akan berubah menjadi seperti citra-Nya. Kita mengajak orang sakit dan yang menderita supaya memandang kepada Yesus agar mereka bisa hidup. Biarlah para pekerja meninggikan Kristus, Tabib Besar itu, di hadapan mereka yang patah semangat karena penyakit tubuh dan penyakit jiwa. Arahkanlah pandangan mereka kepada Seorang yang dapat menyembuhkan penyakit tubuh dan jiwa. Ceritakanlah Dia yang terjamah perasaan-Nya karena penyakit kita. Bujuklah mereka supaya menempatkan diri di bawah pengawasan Dia yang telah menyerahkan nyawa-Nya supaya memungkinkan mereka memperoleh hidup kekal. Bicarakanlah tentang kasih-Nya. Beritakanlah kuasa-Nya yang dapat menyelamatkan.

Gunakan Kebijaksanaan dan Keramahan
Dalam segala pekerjaanmu ingatlah bahwa engkau diikat bersama Kristus, satu bagian rencana penebusan yang agung. Kasih Kristus akan mengalir melalui hidupmu dalam arus penyembuhan yang memberikan kehidupan. Sementara engkau berusaha menarik orang lain memasuki lingkaran kasih-Nya, biarlah kelembutan tutur bahasamu, kedermawanan pelayananmu, sikapmu yang ramah menyaksikan kuasa kemurahan-Nya. Perkenalkanlah Dia kepada dunia ini secara murni dan benar, agar orang-orang memandang Dia dan keelokan-Nya.
Sedikit saja hasilnya apabila mencoba membetulkan orang lain dengan menyerang kebiasaan mereka yang salah menurut pandangan kita. Usaha seperti itu lebih sering membawa bahaya daripada kebaikan. Dalam pembicaraan-Nya dengan wanita Samaria itu, gantinya mengecilkan peranan sumur Yakub, Kristus memperkenalkan sesuatu yang lebih baik. Dia katakan begini: “Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup.” Dia mengalihkan pembicaraan kepada harta yang Ia akan berikan, menawarkan kepada wanita itu sesuatu yang lebih baik dari yang ia pernah miliki yaitu air hidup, kebahagiaan dan pengharapan Injil.
Inilah satu ilustrasi bagaimana cara kita bekerja. Kita harus menawarkan kepada orang sesuatu yang lebih baik daripada yang pernah mereka miliki yaitu damai dari Kristus, yang melebihi segala akal. Kita harus memberitakan tentang hukum Allah yang kudus, yaitu pantulan tabiat-Nya sendiri satu penampilan tabiat yang diinginkan-Nya menjadi milik manusia….
Dari semua manusia, para reformator seharusnya menjadi orang yang paling dermawan, paling baik, dan paling sopan. Dalam hidup mereka, perbuatan sejati, perbuatan kemurahan haruslah dapat dilihat orang lain. Pekerja yang menunjukkan sikap kurang sopan, yang menunjukkan kekurangsabaran melihat kebodohan dan kejanggalan orang lain, yang berbicara cepat, atau bertindak sembrono, akan menutup pintu hati orang, dan dia tidak dapat menjangkaunya lagi.

Reformasi Makanan Dilakukan secara Bertahap
Dari permulaan pekerjaan reformasi kesehatan, kita dapati betapa pentingnya mendidik, mendidik, dan mendidik. Allah menginginkan agar kita meneruskan pekerjaan mendidik manusia….
Dalam mengajarkan reformasi kesehatan, sebagaimana dengan bidang penginjilan lainnya, kita menemui orang-orang di mana berada. Sampai kita mengajar mereka bagaimana caranya menyediakan makanan reformasi yang menyehatkan, yang enak, yang bergizi, namun tidak mahal, kita tidak bebas menghadapkan satu proposal yang paling canggih mengenai reformasi makanan. Biarlah reformasi makanan itu dilakukan secara bertahap. Biarlah orang-orang diajar bagaimana caranya menyediakan makanan tanpa menggunakan susu dan mentega. Beritahukanlah kepada mereka bahwa waktu-nya segera akan tiba apabila, tidak aman lagi menggunakan telur, susu, krim, atau mentega, karena penyakit dalam binatang bertambah sebanding dengan pertambahan kejahatan manusia. Waktunya sudah dekat apabila seluruh binatang kejadian meraung karena penyakit yang mengutuk bumi. Kutuk itu datang karena kejahatan umat manusia.
Allah akan memberi umat-Nya kesanggupan dan kecakapan untuk menyediakan makanan sehat tanpa menggunakan bahan-bahan ini. Biarlah umat meninggalkan semua resep makanan yang tidak menyehatkan, sambil mengajarkan kepada orang lain apa yang telah mereka pelajari. Biarlah mereka membagikan pengetahuan ini seperti membagikan pelajaran Alkitab. Biarlah mereka mengajar orang banyak bagaimana memelihara kesehatan dan menambah tenaga dengan menghindari banyaknya masakan yang telah mengisi dunia ini dengan penderita cacat kronis. Dengan pengajaran dan contoh hidup, jelaskanlah bahwa makanan yang diberikan Allah kepada Adam dalam keadaan tidak berdosa itu adalah makanan manusia yang terbaik sementara dia berusaha memperoleh kembali keadaan yang tidak berdosa.
Mereka yang mengajarkan prinsip reformasi kesehatan harus bijaksana tentang penyakit dan penyebabnya. Mereka harus memahami bahwa setiap tindakan haruslah sesuai betul dengan hukum kehidupan. Terang yang telah diberikan Allah mengenai reformasi kesehatan adalah keselamatan kita dan keselamatan dunia ini. Laki-laki dan perempuan harus mendapat informasi tentang lingkungan manusia, yang disesuaikan Pencipta sebagai tempat tinggal-Nya. Dia menginginkan kita supaya setia memelihara lingkungan kita. “Karena kita adalah bait dari Allah yang hidup menurut firman Allah ini: ‘Aku akan diam bersama-sama dengan mereka dan hidup di tengah-tengah mereka, dan Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku.’ “ 2 Kor. 6:16.

Pengaruh Majalah Kesehatan Kita
Orang-orang sangat memerlukan terang yang bercahaya dari halaman buku dan majalah kesehatan kita. Allah ingin menggunakan buku-buku dan majalah ini sebagai media masa yang memancarkan sinar yang dapat menangkap perhatian khalayak ramai. Itulah sebabnya mereka memperhatikan amaran pekabaran malaikat yang ketiga. Majalah kesehatan kita menjadi alat di ladang penginjilan untuk melakukan satu pekerjaan khusus dalam menyebarkan terang. Penduduk dunia harus mempunyai terang itu pada hari persediaan Allah. Mereka memadukan pengaruh besar dengan keinginan akan kesehatan dan pertarakan dan reformasi kemurnian sosial, dan akan kebaikan besar dalam menghadapkan pelajaran ini dengan cara yang benar kepada orang-orang dalam terang yang murni.

Risalah Reformasi Kesehatan
Harus diadakan usaha yang lebih sungguh-sungguh untuk memberikan penerangan kepada masyarakat tentang pelajaran reformasi kesehatan. Risalah empat halaman, delapan, dua belas, enam belas atau lebih yang berisi artikel terarah dan ter-tulis dengan baik mengenai masalah besar ini, haruslah disebarkan seperti daun-daun di musim gugur.

Tanganilah Masalah Makanan Daging dengan Bijaksana
Di negeri ini (Australia) ada organisasi masyarakat vegetaris. Tetapi jumlahnya relatif sedikit. Umumnya penduduk kebanyakan menggunakan makanan daging. Daging adalah bahan makanan yang paling murah. Sekalipun kemiskinan merajalela, biasanya makanan daging terdapat di atas meja. Karena itu masalah ini perlu ditangani dengan bijaksana. Mengenai masalah ini tidak perlu ditangani dengan mengadakan gerakan cepat. Kita harus memperhatikan situasi masyarakat, pengaruh kebiasaan dan praktik seumur hidup, dan kita harus hati-hati jangan memaksakan pendapat kita kepada orang lain, seakan-akan masalah ini jadi batu ujian, dan mereka yang masih memakan makanan daging adalah berdosa yang paling besar.
Semua orang harus mendapat terang dalam hal ini. Tetapi berikanlah penerangan itu dengan hati-hati. Kebiasaan yang dianggap benar seumur hidup janganlah diubah secara drastis atau dengan paksa. Kita harus mendidik manusia itu di perkemahan dan di pertemuan-pertemuan besar lainnya. Sementara prinsip reformasi kesehatan harus dihadapkan, biarlah pengajaran itu didukung oleh contoh hidup. Janganlah terdapat makanan daging di restoran kita atau di meja makan perkemahan. Tetapi lengkapilah itu dengan buah-buahan, biji-bijian dan sayuran. Kita harus mengamalkan apa yang kita ajarkan. Sewaktu duduk di meja makan di mana disajikan makanan daging, janganlah kita menyerang orang yang masih memakannya, tetapi kita sendiri jangan memakannya. Kalau ditanya apa alasan kita untuk berbuat hal itu, dengan lemah lembut kita harus menerangkan sebabnya.

Ada Saatnya Berdiam Diri
Saya tidak pernah merasa bertugas mengatakan bahwa tidak seorangpun harus makan daging dalam situasi apapun. Kalau hal ini dikatakan kepada orang yang sudah terdidik hidup dengan makanan daging sampai batas tertentu, ini akan mempermasalah-kannya sebagai sesuatu yang keterlaluan. Saya tidak pernah merasa bahwa itu adalah tugas saya, yaitu mengeluarkan kata-kata yang bersifat membasmi. Apa yang saya katakan, saya katakan di bawah perasaan tanggung jawab, tetapi saya membatasi kata-kata saya, karena saya tidak mau memberi kesempatan kepada siapa pun menjadi tolak ukur bagi orang lain….
Saya telah melewati satu pengalaman di negeri ini yang sama dengan pengalaman saya di ladang baru di Amerika. Saya telah melihat beberapa keluarga bahwa keadaan tidak mengizinkan mereka untuk mengisi meja makan dengan makanan sehat. Tetangga yang tidak percaya mengirim kepada mereka daging binatang yang baru disembelih. Mereka membuat sup daging, dan menyajikannya, keluarga besar dengan anak-anak yang banyak itu memakan roti dan sup. Bukanlah tugas saya, bukan pula tugas siapa saja untuk memberikan ceramah kepada orang ini betapa jahatnya memakan daging. Saya benar-benar merasa prihatin melihat keluarga yang baru menerima iman kita, yang tertekan oleh kemiskinan, sehingga mereka tidak tahu dari mana nanti datangnya makanan mereka yang berikut. Bukanlah tugas saya untuk menggurui mereka tentang hidup sehat. Ada waktunya bicara, ada pula waktunya berdiam diri. Kesempatan karena keadaan dalam hal ini adalah kesempatan untuk mengucapkan kata-kata yang mem-berkati dan mendorong semangat bukan mengutuk atau mempersalahkan. Mereka yang hidup dengan makanan daging seumur hidup tidak melihat bahaya dalam praktek hidupnya. Maka mereka yang merasa demikian harus dilayani dengan lemah lembut.
Sementara bekerja melawan kerakusan dan ketidakbertarakan, kita harus menyadari kondisi keluarga itu sendiri. Allah telah mengadakan persediaan bagi mereka yang hidup di negeri yang berbeda-beda di dunia ini. Mereka yang ingin menjadi kawan sekerja Allah harus memperhatikan dengan teliti sebelum mereka menentukan jenis makanan yang harus dimakan dan yang tidak. Kita berhubungan dengan massa. Jikalau reformasi kesehatan yang paling ketat diajarkan kepada mereka yang keadaannya tidak mengizinkan pemakaiannya, lebih banyak bahaya daripada kebaikan yang akan timbul. Sementara saya memberitakan Injil kepada orang miskin, saya mendapat petunjuk yang akan disampaikan kepda mereka supaya mereka memakan makanan yang paling menyehatkan. Saya tak dapat berkata kepada mereka: “Janganlah memakan telur, atau susu atau krim. Jangan menggunakan mentega dalam penyediaan makanan.” Injil ini harus dikhotbahkan kepada orang miskin, tetapi waktunya belum tiba untuk memberita-kan menu makanan yang ketat.

Program Kerja yang Salah
Janganlah memegang pemikiran tersendiri dan membuatnya jadi patokan, lalu mengritik orang lain karena, praktiknya tidak sama dengan pemikiranmu. Tetapi pelajarilah secara meluas dan mendalam. Usahakan membawa pemikiran dan praktikmu supaya sesuai betul dengan pertarakan Kristen yang benar.
Banyak orang yang mencoba mengoreksi hidup orang lain dengan menyerang kebiasaan orang itu yang dianggapnya salah. Mereka pergi mendapatkan mereka yang dianggap bersalah dan menunjukkan kesalahan mereka, tetapi tidak berusaha meng-arahkan pikiran kepada prinsip yang benar. Tindakan seperti itu sering tidak memperoleh hasil yang diinginkan. Jikalau kita benar-benar mengoreksi orang lain, kalau kita juga membangkitkan roh perlawanan mereka, maka lebih banyak bahayanya daripada yang baik. Ada juga bahaya yang mengancam si penasihat. Dia yang hanya bermaksud mengoreksi orang lain, nampaknya dia membangun satu kebiasaan mencari kesalahan. Akhirnya keinginannya hanyalah mencari kesalahan dan mengorek kekurangan. Janganlah memperhatikan orang lain sengaja untuk mencari kesalahan mereka atau menelanjangi kekurangan mereka. Didiklah mereka membentuk kebiasaan yang lebih baik dengan kuasa contoh hidup yang engkau berikan.
Haruslah selalu diingat bahwa tujuan utama reformasi kebersihan adalah memperoleh pengembangan pikiran yang setinggi mungkin, baik pengembangan tubuh dan roh. Semua hukum alam, yang juga adalah hukum Allah, diciptakan demi kebaikan kita. Penurutan akan hukum itu meningkatkan kebahagiaan kita dalam hidup ini, dan akan menolong kita dalam persiapan hidup yang akan datang. Ada sesuatu yang lebih baik dibicarakan daripada kesalahan dan kelemahan orang lain. Bicarakan dari hal Allah dan pekerjaan-Nya yang ajaib itu. Pelajarilah pernyataan kasih-Nya dan kebijaksanaan-Nya di dalam semua alam kejadian.

Mengajar dengan Contoh Hidup
Dalam pergaulanmu dengan orang yang tidak percaya, janganlah membiarkan dirimu menyimpang dari prinsip yang benar. Jikalau engkau duduk di meja makan mereka, makanlah dengan bertarak, yaitu makanan yang tidak mengacaukan pikiran. Jauhkan dirimu dari kebiasaan tidak bertarak. Engkau tidak boleh melemahkan kuasa fisik dan mentalmu jangan sampai engkau tidak dapat mengenal perkara-perkara rohani. Jagalah pikiranmu dalam satu kondisi sehingga Allah dapat meyakinkannya dengan kebenaran firman-Nya…. Janganlah memperhatikan orang lain hanya untuk mencari kesalahan dan kekurangan. Mengajarlah dengan contoh hidup. Biarlah penyangkalan dirimu dan kemenanganmu atas selera menjadi ilustrasi penurutan pada prinsip yang benar. Biarlah hidupmu bersaksi tentang pengaruh kebenaran yang menyucikan dan meninggikan.

Pertarakan Masa Kini dalam Bentuknya yang Paling Menarik
Allah menginginkan setiap pendeta, setiap dokter, setiap anggota jemaat, supaya jangan mendesak orang yang tidak mengenal iman kita untuk mengadakan perubahan tiba-tiba dalam hal makanan, sehingga menempatkan mereka di bawah satu ujian yang belum matang. Tinggikanlah prinsip reformasi kesehatan, biarkanlah Tuhan memimpin orang yang setia dalam hati. Mereka akan mendengar dan percaya. Tuhan tidak menuntut pesuruh-Nya untuk menyatakan kebenaran-Nya yang indah yaitu reformasi kesehatan dalam satu cara yang menimbulkan prasangka orang lain. Janganlah seorang menaruh batu sandungan di depan mereka yang sedang berjalan di jalan gelap kebodohan. Baik dalam memuji sesuatu yang baik, janganlah terlalu bersemangat, supaya engkau tidak mengusir orang yang datang untuk mendengar. Nyatakanlah prinsip pertarakan dalam bentuk yang paling menarik.
Kita tidak bergerak dengan nada sombong. Para pekerja yang memasuki wilayah baru untuk membangun gereja, janganlah menimbulkan kesulitan dan mencoba menonjolkan masalah makanan. Mereka harus berhati-hati jangan menarik garis itu terlalu dekat. Dengan demikian engkau menghalangi jalan orang lain. Janganlah meng-usir orang. Pimpinlah mereka itu. Khotbahkanlah firman itu sebagaimana di dalam sabar sambil mengingat bahwa segala sesuatu tidak dapat dipelajari dalam satu waktu. Mereka harus mempunyai tujuan yang pasti untuk mengajar orang-orang itu.
Apakah engkau tidak mengingat bahwa setiap orang harus memper-tanggungjawabkan perhitungannya? Kita tidak membuat bahan makanan sebagai tolok ukur, tetapi kita, mencoba mendidik intelektualitas, dan membangkitkan rasa moral untuk menerima reformasi kesehatan dengan cara yang bijaksana, sebagaimana Paulus menyatakannya dalam Roma 13:8-14; 1 Korintus 9:24-27; 1 Timotius 3:8-12.

Temuilah Orang-orang di Mana Mereka Berada
Pada satu peristiwa, Sara (McEnterfer) dipanggil menemui satu keluarga di Dora Creek, di mana setiap anggota keluarga jatuh sakit. Ayah termasuk golongan keluarga terhormat, tetapi dia jadi peminum, sehingga istri dan anak-anaknya serba kekurangan. Pada saat semua jatuh sakit, tidak ada apa-apa di dalam rumah yang dapat dimakan. Mereka menolak tidak mau memakan makanan yang kami bawa. Mereka sudah biasa makan daging. Kami merasa sesuatu harus dilakukan, saya katakan kepada Sara, ambillah beberapa ekor ayam dari tempat saya. Sediakanlah makanan sop. Lalu Sara melakukannya dan merawat mereka dan memberi mereka makan sop ayam. Mereka segera sembuh.
Sekarang inilah aliran yang kita ikuti. Kita tidak mengatakan kepada orang: Engkau jangan memakan daging. Walaupun kita sendiri tidak menggunakan makanan daging. Apabila kita, merasa, perlu bagi keluarga itu sewaktu mereka jatuh sakit, kita memberi mereka apa yang kita rasa mereka perlukan. Ada saatnya apabila kita menemui orang di mana mereka berada. Ayah keluarga ini adalah seorang intelek. Pada waktu keluarga itu sudah sehat kembali, kami membukakan Alkitab kepada mereka. Orang ini bertobat dan menerima kebenaran. Dia membuang pipa rokoknya dan meninggalkan minuman keras. Sejak saat itu selama hidupnya, dia tidak pernah lagi merokok dan minum minuman keras. Segera setelah ada kemungkinan, kami mempekerjakan dia di ladang. Ketika kami berada jauh di Newcastle mengikuti perkumpulan, orang ini meninggal dunia. Dia sudah dirawat dengan saksama oleh sebagian pekerja kita, tetapi tubuh yang sudah lama disalahgunakan itu tidak menunjukkan reaksi, walaupun sudah diusahakan pe-nyembuhannya. Tetapi dia meninggal dunia sebagai orang Kristen dan sebagai penurut hukum Allah.

Menghadapi Pandangan yang Keterlaluan -- Ucapan yang Bernilai Sejarah
Apabila kami kembali dari Kansas pada musim gugur tahun 1870, Saudara B sedang berada di rumah karena sakit demam…. Kasusnya sangat kritis….
Tak ada waktu istirahat bagi kami, namun kami sangat membutuhkannya. Majalah Review, Majalah Reformer dan Majalah Instructor harus diedit. (Pada saat ini semua editor jatuh sakit)…. Suamiku memulai pekerjaannya dan saya menolong seberapa dapat.
Majalah Reformer sudah mau mati. Saudara B mendorong Dr. Trall mengambil prinsip yang terlalu ketat. Dia telah mempengaruhinya supaya dalam penerbitan Majalah Reformer, Dr. Trall lebih tegas dalam hal meninggalkan susu, gula dan garam. Tindakan-nya membuang bahan-bahan ini mungkin juga dibenarkan dari segi jabatannya. Tetapi waktunya belum tiba untuk mengambil pendirian dalam hal ini. Mereka yang sudah bertekad bulat untuk meninggalkan susu, mentega dan gula haruslah tidak lagi menyuguhkan bahan-bahan ini. Tetapi saudara B, sekalipun sudah menyatakan pendiriannya di Majalah Reformer bersama Dr. Trall tentang akibat yang merusak dari penggunaan garam, susu dan gula, ia tidak mengamalkan apa yang ia ajarkan. Bahan-bahan ini digunakannya tiap hari di meja makannya. Banyak di antara orang-orang advent kehilangan minat dalam Majalah Reformer, setiap hari surat berdatangan dengan permohonan yang aneh ini: “Hentikan pengiriman Majalah Reformer kepada saya.” . . . Kami tidak dapat membangkitkan minat di manapun di dunia barat untuk mencari langganan Health Reformer. Kami melihat bahwa para penulis di Majalah Reformer menjauh dari masyarakat, dan meninggalkan mereka di belakang. Jikalau kita meng-ambil pendirian bahwa orang Kristen yang taat tak dapat menerimanya, walaupun mereka adalah reformator, bagaimanakah kita dapat mengharapkan untuk mem-berikannya kepada golongan orang yang dapat kita jangkau hanya melalui masalah kesehatan.

Kesabaran, Sikap Berhati-hati dan Keteguhan Diperlukan dalam Gerakan Pembaruan
Janganlah kita bergerak lebih cepat daripada orang-orang yang bersama-sama dengan kita. Hati nurani dan intelek mereka sedang diyakinkan oleh kebenaran yang kita majukan. Kita harus menemui orang-orang di mana mereka berada. Sebagian di antara kita telah bertahun-tahun memiliki pendirian tentang reformasi kesehatan seperti kita sekarang ini. Usaha memperoleh reformasi itu bergerak bertahap. Kita harus

Dalam reformasi, lebih baik kita tiba satu langkah sebelum mencapai garis akhir daripada satu langkah melampaui garis. Dan jikalau ada kesalahan sama sekal, biarlah kita memihak kepada orang banyak.

menghadapi selera yang kuat, karena dunia sudah menyerah kepada kerakusan. Sekiranya kita membiarkan orang-orang yang mencapai kemajuan dalam reformasi secepat yang kita inginkan, kita harus sangat bersabar dengan mereka, dan membiarkan mereka maju selangkah demi selangkah sebagaimana kita telah lakukan, sampai kaki mereka dapat berdiri teguh di atas landasan reformasi kesehatan. Tetapi kita harus sangat berhati-hati jangan terlalu cepat melangkah, sehingga kita terpaksa mundur untuk memulai kembali langkah kita. Dalam reformasi, lebih baik kita tiba satu langkah sebelum mencapai garis akhir daripada satu langkah melampaui garis akhir. Dan jikalau ada kesalahan sama sekali, biarlah kita memihak kepada orang banyak.
Di atas segala sesuatu, janganlah kita, dengan penulisan, mengajukan satu pendirian yang kita sendiri tidak dapat mengamalkannya di dalam keluarga kita, di meja makan kita sendiri. Ini adalah kepura-puraan yang sejenis dengan kemunafikan. Di Michigan, kita dapat hidup lebih baik tanpa garam, gula, dan susu dibandingkan dengan orang yang bertempat tinggal di Barat Jauh atau Timur Jauh di mana jarang terdapat buah-buahan…. Kita mengetahui bahwa penggunaan bahan ini secara berlebihan dapat merusak kesehatan, dan dalam banyak hal, kita berpikir jikalau itu tidak digunakan sama sekali maka kita dapat menikmati keadaan kesehatan yang lebih baik. Tetapi pada saat ini, beban hati kita bukan dalam hal ini. Orang banyak berada jauh di belakang. Kita melihat hanya itulah yang mereka dapat tanggung. Mereka mau sampai di situlah tuntutan kita mengenai pemanjaan yang berbahaya dan bahan narotik yang merangsang. Kita bersaksi melawan tembakau, minuman keras, teh, kopi, makanan daging, mentega, rempah-rempah, kue mewah, dan penggunaan garam dalam jumlah banyak dan semua bahan perangsang yang digunakan sebagai bahan makanan.
Jikalau kita menemui orang yang belum mendapat penerangan tentang reformasi kesehatan, mula-mula nyatakanlah pendirian kita dengan tegas, tetapi kemungkinan mereka menjadi kecewa melihat berapa banyak yang mereka harus buang, sehingga mereka tidak mau berusaha mengadakan reformasi. Kita harus memimpin orang banyak, dengan sabar dan secara pelan-pelan mengingat dalamna jurang dari mana kita diangkat.


BAGIAN III – SEKOLAH MEMASAK

Satu Pekerjaan yang Paling Penting
Di mana pekerjaan penginjilan pengobatan dilaksanakan di kota-kota besar, maka sekolah memasak harus didirikan. Bilamana pekerjaan misionaris pendidikan yang kuat sedang maju, maka sejenis resetoran bersih harus didirikan. Inilah yang memberikan ilustrasi praktis tentang pemilihan bahan makanan yang benar dan cara penyediaan makanan yang menyehatkan.
Dirikanlah sekolah-sekolah memasak. Orang-orang diajar bagaimana caranya menyediakan makanan sehat. Kepada mereka harus ditunjukkan betapa pentingnya meninggalkan makanan yang tidak menyehatkan. Tetapi kita tidak pernah menganjur-kan makanan yang serba minim. Tanpa menggunakan teh, kopi dan makanan daging, kita dapat menyediakan makanan bergizi yang menyehatkan. Pekerjaan yang paling utama ialah mengajar orang bagaimana caranya menyediakan makanan enak yang menyehatkan.
Sebagian orang kembali menggunakan makanan daging setelah menerima makanan vegetaris. Sebenarnya tindakan ini adalah satu kebodohan. Ini menunjukkan kekurangan pengetahuan bagaimana menyediakan makanan yang baik pengganti makanan daging.
Sekolah memasak yang dikelola oleh instruktur yang bijaksana sebaiknya didirikan di Amerika dan di tempat lain. Kita harus melakukan segala sesuatu yang dapat dilakukan untuk menunjukkan kepada orang banyak betapa pentingnya reformasi makanan.
Reformasi makanan harus dilakukan secara bertahap. Sebagaimana penyakit bertambah di dunia binatang, penggunaan susu dan telur semakin tidak aman. Berusahalah menggantikannya dengan bahan lain yang menyehatkan dan tidak mahal. Di mana-mana orang harus diajar bagaimana caranya menyediakan makanan tanpa susu atau telur sedapat mungkin, namun makanan itu enak dan menyehatkan.
Mereka yang dapat mendirikan sekolah memasak yang bersih akan menemukan keuntungan besar, dalam mengajar orang lain dan dalam pengamalannya.

Di Setiap Gereja, Sekolah Gereja dan Ladang Daerah
Setiap gereja haruslah menjadi sekolah latihan bagi pekerja Kristen. Anggota-anggotanya harus diajar bagaimana caranya memberikan pelajaran Alkitab, bagaimana membentuk dan mengajar kelas Sekolah Sabat, bagaimana cara menolong orang miskin dan merawat orang sakit dan bagaimana bekerja bagi yang belum bertobat. Haruslah ada sekolah kesehatan, sekolah memasak, dan kelas-kelas lain segala bidang pekerjaan Allah. Bukan hanya pengajaran yang diberikan, tetapi betul-betul bekerja di bawah pengawas-an instruktur yang berpengalaman.
Setiap restoran bersih harus menjadi satu sekolah bagi para pekerja yang berkaitan dengannya. Di kota besar, bidang pekerjaan ini dikelola dalam skala yang lebih besar dibanding dengan di tempat yang lebih kecil. Tetapi di setiap tempat yang ada gerejanya dan sekolah gereja, berikanlah petunjuk mengenai penyediaan makanan sederhana yang menyehatkan bagi mereka yang mau hidup sesuai dengan prinsip reformasi kesehatan. Di setiap ladang penginjilan kita, pekerjaan yang sama dapat dilakukan. Kita melakukan pekerjaan Allah dalam memadukan buah-buahan, biji-bijian, benih dan akar menjadi makanan yang menyehatkan. Di setiap tempat di mana sudah didirikan gereja, biarlah anggota-anggota jemaat berjalan di hadapan Allah dengan rendah hati. Biarlah mereka berusaha memberikan penerangan kepda orang banyak dengan prinsip reformasi.

Tempat yang Paling Tepat
Sedapat-dapatnya pertemuan perkemahan kita harus dipusatkan kepada masalah rohani. . . . Masalah bisnis haruslah diurusi oleh orang-orang yang khusus ditentukan untuk itu. Sedapat-dapatnya masalah bisnis harus dihadapkan kepada orang banyak pada waktu yang lain, bukan waktu perkemahan. Teori menjual buku, kegiatan Sekolah Sabat, pekerjaan misionaris dan masalah risalah semuanya diberikan di gereja atau pertemuan khusus yang sudah ditentukan. Prinsip yang sama berlaku dengan sekolah memasak. Sementara semua urusan ini masing-masing sudah mendapat tempat yang patut, janganlah ini dilaksanakan di pertemuan perkemahan.

Sarana Reformasi
Sekolah memasak harus didirikan di banyak tempat. Pekerjaan ini mungkin dimulai dengan sederhana, tetapi sementara juru masak yang cakap melakukan tugas-ya dengan baik dalam memberikan penerangan kepada orang banyak, Tuhan akan memberikan keterampilan dan pemahaman. Tuhan berkata: “Janganlah larangkan mereka, Aku akan menyatakan diri-Ku kepada mereka sebagai Guru.” Dia akan bekerjasama dengan mereka yang melaksanakan pekerjaan-Nya, mengajar orang bagaimana mengajukan reformasi makanan dengan menyediakan makanan sehat yang tidak mahal. Dengan demikian orang miskin akan didorong untuk menerima prinsip reformasi kesehatan. Mereka akan ditolong supaya rajin dan mandiri. Telah ditunjukkan pada saya bahwa laki-laki dan perempuan yang terampil telah diajar oleh Allah bagaimana caranya menyediakan makanan enak yang menyehatkan dengan cara yang benar. Banyak di antaranya masih muda, ada juga yang sudah dewasa dalam umur. Saya telah mendapat instruksi untuk menganjurkan pendirian sekolah-sekolah memasak di semua tempat, di mana pekerjaan penginjilan pengobatan sedang dikelola. Tanamkanlah semua pengaruh untuk memimpin umat itu kepada reformasi. Biarlah terang sebanyak-banyaknya bersinar di hadapan mereka. Ajarlah mereka untuk membuat segala per-baikan dalam penyediaan makanan. Ajaklah mereka untuk membagikan kepada orang lain apa yang telah dipelajari.
Apakah kita tidak melakukan semuanya sebatas kemampuan kita untuk memajukan pekerjaan itu di setiap kota besar di negeri kita? Beribu-ribu orang di sekitar kita memerlukan pertolongan kita dalam pelbagai cara. Biarlah para pendeta Injil mengingat bahwa Tuhan Yesus Kristus mengatakan kepada murid-muirid-Nya begini: “Kamulah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan?”

Mengajar dari Rumah ke Rumah
Karena gerbang-gerbang jiwa telah ditutup oleh prasangka yang kejam, banyak orang tidak mengetahui prinsip hidup sehat. Pelayanan yang baik dapat diberikan dengan mengajar orang bagaimana caranya menyediakan makanan yang menyehatkan. Bidang pekerjaan ini sama pentingnya dengan bidang apa saja. Kita harus mendirikan lebih banyak sekolah memasak. Sebagian harus bekerja dari rumah ke rumah sambil memberikan petunjuk mengenai masak memasak sebagai seni memasak makanan sehat. Banyaklah orang yang diselamatkan dari kemerosotan fisik, mental dan moral melalui pengaruh reformasi kesehatan. Prinsip ini akan mengajukan dirinya kepada mereka yang mencari terang. Orang-orang seperti inilah yang melangkah maju untuk menerima kebenaran penuh pada zaman ini.
Allah mau supaya umat-Nya menerima dan memberi. Sebagai saksi yang tidak pilih kasih dan yang tidak mementingkan diri, mereka memberikan kepada orang lain apa yang telah diberikan Tuhan kepada mereka. Sementara engkau memasuki pekerjaan ini, dan dengan cara apa pun menurut kesanggupanmu untuk berusaha menjangkau hati manusia, bekerjalah dengan satu cara yang akan membuang prasangka gantinya menimbulkannya. Pelajarilah senantiasa hidup Kristus. Bekerjalah sebagaimana Ia telah bekerja, dan ikutilah contoh hidup-Nya.


Pelajarilah senantiasa hidup Kristus. Bekerjalah sebagaimana Ia telah bekerja, dan ikutilah contoh hidup-Nya.

Ketika terang reformasi kesehatan pada mulanya dipancarkan kepada kami, kami biasanya membawa kompor masak ke tempat-tempat liburan pada hari libur. Di sana orang-orang berkumpul, kami pun membakar roti tak beragi, roti mutiara dan roti lapis. Saya pikir hasil usaha kami memuaskan, meskipun sebenarnya kami tidak memiliki persediaan makanan seperti sekarang ini. Pada waktu itu, kami baru saja memulainya bagaimana caranya hidup tanpa menggunakan makanan daging.
Kadang-kadang kami menjamu orang. Kami sangat berhati-hati supaya semua yang kami sajikan di atas meja terasa lezat dan disajikan dengan menarik. Pada musim buah, kami mendapatkan buah arbei yang segar dari semak-semak. Kami membuat makanan yang disajikan di atas meja menjadi pelajaran utama. Ditunjukkan kepada yang hadir bahwa makanan kita, walaupun sesuai dengan prinsip reformasi kesehatan, bukanlah makanan yang serba minim.
Kadang-kadang diberikanlah satu ceramah pertarakan yang singkat sehubungan dengan jamuan ini. Dengan demikian orang mengenal prinsip kehidupan yang benar. Sepanjang pengetahuan kami, semuanya merasa senang dan mendapat penerangan. Kami selalu mempunyai sesuatu untuk dikatakan, yaitu tentang pentingnya penyediaan makanan yang menyehatkan yang disediakan dengan sederhana, tetapi begitu enak dan bergizi sehingga yang memakannya merasa puas. Dunia penuh dengan penggodaan untuk memanjakan selera. Kata-kata amaran, sungguh-sungguh dan mengenai sasaran, telah membuat perubahan luar biasa di dalam keluarga dan di dalam diri orang.

Kesempatan dan Bahaya yang Mengancam Restoran Kita
Diberikan juga terang kepada saya bahwa di kota-kota besar akan ada kesempatan untuk membuka pekerjaan yang sama seperti di Battle Creek. Sesuai dengan terang ini, restoran sehat telah didirikan. Tetapi ada bahaya besar yang mengancam, para pekerja begitu terpengaruh dengan roh dagang sehingga mereka tidak dapat memancarkan terang yang diperlukan orang banyak. Restoran dapat menghubungkan kita dengan orang banyak. Tetapi jikalau kita membiarkan pikiran kita begitu tertawan dengan segi komersialnya, kita akan gagal melakukan kehendak Allah. Dia mau agar kita memanfaatkan setiap kesempatan untuk memperkenalkan kebenaran yang akan menyelamatkan laki-laki dan perempuan dari kematian kekal.
Saya telah mencoba memastikan berapa banyak jiwa yang sudah bertobat ke dalam kebenaran sebagai hasil usaha restoran di _______. Sebagian sudah diselamatkan, tetapi masih lebih banyak lagi akan dipertobatkan bagi Allah jikalau setiap tenaga dikerahkan untuk mengelola pekerjaan itu dalam aturan Allah, dan membiarkan terang itu bercahaya di jalan orang lain.
Saya ingin berkata kepada mereka yang bekerja di restoran. Janganlah lagi bekerja dengan cara yang sudah-sudah. Usahakanlah membuat restoran itu menjadi sarana komunikasi memancarkan terang kebenaran zaman ini kepada orang lain. Hanya untuk maksud inilah restoran kita didirikan….
Pekerja restoran di _________ dan anggota gereja di _________ perlu bertobat dengan sungguh-sungguh. Kepada mereka masing-masing telah diberikan kecakapan intelek. Apakah kamu sudah menerima kuasa di hadapan Allah? “Karena seberapa banyak yang menerima Dia, kepada mereka diberikan-Nya kuasa untuk menjadi anak-anak Allah, bahkan mereka yang percaya di dalam nama-Nya.”

Diperlukan Pendidik yang Bijaksana dan Terampil
Kita harus mengerahkan tenaga yang lebih besar untuk mendidik orang-orang tentang prinsip reformasi kesehatan. Sekolah memasak harus didirikan, instruksi tentang seni masak memasak makanan yang menyehatkan harus diberikan dari rumah ke rumah. Yang tua dan yang muda harus belajar bagaimana memasak dengan cara yang lebih sederhana. Di mana saja kebenaran diperkenalkan, orang harus diajar bagaimana caranya menyediakan makanan sederhana namun lezat. Harus ditunjukkan kepada mereka bahwa makanan bergizi dapat disediakan tanpa menggunakan bahan daging….
Diperlukan kebijaksanaan dan keterampilan dalam penyediaan makanan bergizi untuk menggantikan makanan yang pernah menjadi makanan mereka yang belajar menjadi reformator kesehatan. Diperlukan pula iman di dalam Allah, tujuan yang bersungguh-sungguh, dan kemauan menolong orang lain. Satu hidangan yang ke-kurangan unsur gizi membawa celaan kepada pekerjaan reformasi kesehatan. Kita manusia berdosa, karena itu kita harus mengisi tubuh kita dengan makanan bergizi.

Mata Pelajaran Memasak Diberikan di Setiap Sekolah


Orang muda laki-laki dan perempuan harus diajar bagaimana memasak dengan cara yang ekonomis dan meninggalkan segala sesuatu yang sejajar dengan makanan daging.

Di semua sekolah kita harus ada guru yang terampil untuk mengajarkan mata pelajaran memasak. Kelas ini harus dibentuk. Mereka yang sudah mendapat latihan kerja menderita kekalahan besar jikalau mereka tidak dilengkapi dengan pengetahuan ilmu memasak makanan supaya enak dan bergizi.
Ilmu memasak bukanlah hal kecil. Keterampilan menyediakan makanan adalah satu seni yang paling penting. Ilmu itu harus dianggap salah satu seni yang paling berharga, karena itu begitu erat hubungannya dengan hidup. Kekuatan fisik dan mental banyak bergantung atas makanan yang kita makan. Karena itu, seorang yang menyediakan makanan itu menempati satu jabatan yang tinggi dan penting.
Orang muda laki-laki dan perempuan harus diajar bagaimana memasak dengan cara yang ekonomis dan meninggalkan segala sesuatu yang sejajar dengan makanan daging. Janganlah meng-anjurkan penyediaan makanan yang terdiri dari makanan daging. Ini menunjuk kepada kegelapan dan kebodohan di Mesir, bukan kepada kemurnian reformasi kesehatan.
Istimewa kaum wanita, mereka harus belajar memasak. Bagian manakah pendidikan seorang wanita yang begitu penting seperti ini? Bagaimanapun situasinya dalam hidup, inilah satu ilmu pengetahuan yang dapat langsung digunakannya. Itu adalah cabang pendidikan yang mempunyai pengaruh paling langsung atas kesehatan dan kebahagiaan. Ada unsur agama di dalam seketul roti yang baik.
Banyak orang muda akan datang ke sekolah, yaitu mereka yang menginginkan latihan di bidang industri. Latihan industri itu harus mencakup pembukuan, per-tukangan kayu, dan segala sesuatu yang menyangkut pertanian. Persiapan juga harus dilakukan untuk mengajarkan pelajaran pandai besi, pengecatan, pembuatan sepatu, memasak, membuat roti, binatu, reparasi, mengetik, dan ilmu mencetak. Semua keterampilan yang kita miliki dimanfaatkan dalam latihan ini, agar pelajar dapat keluar setelah dilengkapi dengan tugas sehari-hari dalam kehidupan praktis.
Yang berhubungan dengan sanatorium kita dan sekolah kita ialah sekolah memasak, di mana diberikan penyediaan makanan sehat dengan saksama. Di semua sekolah kita, tenaga-tenaga terampil, baik laki-laki atau perempuan, harus ada untuk mendidik orang di bidang seni masak memasak. Istimewa kaum wanita, mereka harus belajar bagaimana caranya memasak.
Para pelajar di sekolah kita harus diajar bagaimana caranya memasak. Keterampilan dan kebijaksanaan harus diperkenalkan di cabang pendidikan ini. Dengan segala jenis penipuan dan kejahatan, Setan berusaha mengarahkan kaki orang muda ke jalan pencobaan yang akan menuju kerusakan. Kita harus menguatkan dan menolong mereka dalam menghadapi pencobaan yang harus dilawan di setiap segi tentang pemanjaan selera. Mengajar mereka ilmu hidup sehat adalah melakukan pekerjaan misionaris bagi Tuhan.
Latihan keterampilan lebih memerlukan perhatian daripada sebelumnya. Sekolah harus didirikan demi penyediaan fasilitas bagi pengembangan fisik dan latihan perindustrian. Ini sebagai tambahan kebudayaan mental dan moral. Harus diberikan juga pelajaran pertanian, industri produksi – yang mencakup sebanyak mungkin keterampilan – juga ekonomi keluarga, memasak makanan sehat, menjahit, membuat pakaian dengan cara yang sehat, perawatan orang sakit dan bidang kemanusiaan.

Setia dalam Kewajiban Umum
Banyak cabang pelajaran yang menyita waktu para pelajar yang tidak penting bagi kegunaan dalam kebahagiaan hidup. Tetapi bagi setiap orang muda, kita perlu memperkenalkan dengan saksama tugas sehari-hari dalam kehidupan. Bila perlu, seorang wanita dapat meninggalkan pelajaran bahasa Perancis atau aljabar, atau pelajaran piano. Yang tidak bisa ditinggalkan ialah pelajaran bagaimana membuat roti yang baik, membuat pakaian yang pantas, dan melakukan tugas-tugas penting dengan terampil yang menyangkut kerumahtanggaan.
Demi kesehatan dan kebahagiaan seluruh anggota keluarga, tidak ada yang lebih penting dibanding dengan keterampilan dan kecakapan di bidang masak memasak. Dengan menyediakan makanan yang tidak baik dan tidak menyehatkan, dia dapat menghambat atau merusak kegunaan orang dewasa dan pengembangan anak-anak. Sebaliknya, jikalau dia menyediakan makanan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dan pada saat yang sama makanan itu enak dan menarik selera, dia dapat melakukan banyak hal yang benar kalau tidak demikian akan melakukan yang salah. Jadi, dalam banyak cara, kebahagiaan hidup diikat dengan kesetiaan dalam tugas sehari-hari.
Karena kaum lelaki dan perempuan mendapat bagian dalam pembangunan rumah tangga, anak laki-laki dan perempuan harus mendapat pengetahuan tentang tugas sehari-hari. Untuk merapikan tempat tidur dan mengatur kamar, mencuci piring, menyediakan makanan, mencuci dan menyeterika pakaian sendiri, itulah latihan yang tidak merendahkan martabat laki-laki. Itu semua akan membuat dia lebih berbahagia dan lebih terampil.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar